Masalah Pertama Facebook, Di Kecam Kaum Perempuan


Mengapa?

Karena sekarang sedang hangat beredar bahwa pihak Facebook tidak menganggap lelucon perkosaan (rape jokes) dalam Facebook sebagai tindakan yang mengumbar kebencian (sumber: BuzzFeed). Beberapa grup gerakan emansipasi perempuan meminta pada Facebook untuk menghapus gambar-gambar serta halaman-halaman yang mendorong kekerasan seksual terhadap kaum perempuan tersebut.

WAM (Women, Action, and the Media) sebagai salah satu grup gerakan menulis surat kepada pihak Facebook pada tanggal 21 Mei 2013 bahkan memberikan halaman-halaman Facebook yang bermasalah sepertiĀ “Fly Kicking Sluts in the Uterus” dan “Raping your Girlfriend” .

exampl

Pada tanggal 28 Mei 2013 pihak Facebook mengumumkan untuk memperbarui usahanya dalam memantau, dan jika perlu menghapus yang berkaitan dengan kata-kata kebencian (hate speech). Facebook sepertinya sedang mengusahakan untuk membedakan pengertian mana yang ‘kejam dan tidak sensitif” (cruel and insensitive) dengan ‘lelucon yang menjijikan’ (distasteful humour) sebagai jawaban dari keluhan WAM tersebut (Sumber: Wired)

Tetapi sebelum ini dimulai oleh Facebook, banyak laporan yang dilakukan oleh kaum perempuan tetapi tidak ditanggapi oleh Facebook, contoh:

report

Ya ampun, kok bisa sampai seperti itu ya. Itulah akibat kebebasan berekspresi dunia maya. Tapi kenapa pihak Facebook tidak melihat gambar-gambar seperti itu sesuatu yang tidak pantas ya? Apa karena halaman-halaman seperti itu mengundang banyak orang datang ke situs mereka?

Masalah Facebook bukan hanya ini saja, mau tahu masalah berikutnya? Silahkan Buka Ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s