Mengapa Lumut Imut?


Iya, mengapa?

Awalnya ingin membuat blog di Blogger. Setelah melalui proses membuat blog, sampai di tahap pemilihan nama domainnya nih. Setelah mencoba dan mencoba dan mencoba mendapatkan nama yang ada di benak ini, Blogger masih tidak mengijikan, entah nama tersebut sudah ada yang pake atau alasan lain. Wah repot juga nih.

Terbersitlah kata lumut setelah melihat dinding rumah yang berwana hijau. Awalnya mencoba lumut ijo dan lainnya gak bisa juga. Setelah beberapa saat ketemulah nama ini, Lumut Imut. Sebenarnya imut bukan termasuk perbendaharaan kata-kata yang ada dibenak, tetapi ternyata setelah di telaah (ya ampun bahasanya) lebih lanjut, lumut imut cukup menarik.

Setelah selesai, jadilah blog baru pertama dengan penuh harapan dan cita-cita (ampuuun!). Pertama yang ingin dirubah adalah penampilan. Terus terang penampilan yang indah merupakan salah satu prioritas utama mengelola blog, selain menjadi terkenal (hehehe). Mulailah mencari template-template yang bertebaran di dunia maya ini.

Tahu gak berapa template yang sudah di coba? 15, lima belas! Tapi tidak ada yang sesuai keinginan.Karena terlalu lelah, akhirnya dicobalah salah satu template yang paling mendekati keinginan. Kemudian membuat post/artikel pertama nih. Untuk pengalaman membuat artikel di Blogger lebih enak dan lebih bervariasi sepertinya dibanding di Wordress.com ini (kalo di Blogger bisa memilih jenis huruf, ada align justify, memperbesar huruf, kok di disini gak ada ya? Atau belum nemu kali ya triknya). Akhirnya diterbitkanlah artikel tersebut.

Jelek banget….

Bukannya mau menjelek-jelekan Blogger ya, tetapi ini adalah pendapat pribadi, tolong bagi yang menggunakan Blogger jangan diambil ati, ambil aja paha ayam hehe. Hanya saja template yang ada dan tersedia di web kurang memuaskan buat pribadi. Yang gratis ya, kalo yang premium no comment loh.

Sedihlah perasaan ini karena cita-citanya belum terwujud. Akhirnya menyegarkan diri dengan bermain dengan empus kesayangan.

Meong-meong kesayangan meskipun yang empat kucing ‘kampung’.

Setelah puas sampai empusnya semua tidur, mulai mencoba kembali mencari-cari ‘tempat’ yang pas buat ‘mejeng’. Mbah Google memberikan Weebly dan Wix. Meskipun konsep mereka menarik (dengan WYSIWYG dan sistem drag drop) tetapi keduanya lebih untuk website, kalo untuk blog rasanya agak ribet deh. Ini juga perasaan pribadi loh.

Akhirnya sampailah pada tujuan. WordPress.com. Meskipun WordPress hosting sendiri lebih menarik karena bisa lebih bebas berkreasi, tetapi untuk langkah awal mungkin lebih baik pakai yang ini dulu.

Jadilah Lumut Imut ini dengan slogan, untuk yang berlumut dan yang imut. Silahkan diartikan sendiri ya….hehehe.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s